Kamis, 05 April 2012

molaritas, molalitas dan formalitas


MOLARITAS/ KEMOLARAN (M)

Konsentrasi molar, M adalah menyatakan jumlah mol spesi zat terlarut dalam 1 L larutan atau jumlah milimol dalam 1 mL larutan.
Kemolaran (M) = mol/L
atau,
Kemolaran =
Contoh:
Sebanyak 80 g NaOH dilarutkan dalam air kemudian diencerkan menjadi 1 L larutan. Hitung kemolaran larutan (Mr NaOH = 40)!
Jawab:
Jumlah mol NaOH = 80 g / 40 g/mol = 2 mol
Kemolaran = mol/L = 2 mol / 1 L = 2 M

 MOLALITAS/ KEMOLALAN (m)
Kemolalan adalah konsentrasi yang menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam 1000 g pelarut. Kemolalan tidak tergantung pada temperatur dan digunakan dalam bidang kimia fisik terutama untuk sifat koligatif larutan.
Kemolalan (m) = mol zat terlarut / kg pelarut
Jika m M adalah massa molar (g /mol)
maka,
Kemolalan (m) = g zat terlarut / (m M x kg pelarut)
Contoh:
Hitung kemolalan larutan metil alkohol (Mr=32) dengan melarutkan 37 g CH3OH dalam 1750 g air!
Jawab:
mol zat terlarut = 37 g/32 g/mol = 1,156 mol
kemolalan = 1,156 /1,750 kg = 0,680

D. FORMALITAS/KEFORMALAN (F)
Keformalan adalah perbandingan antara jumlah massa rumus zat terlarut perliter larutan. Keformalan juga dapat didefinisikan sebagai konsentrasi sesungguhnya zat terlarut atau ion dalam larutan. Hal ini menyebabkan terjadinya persamaan dan perbedaan antara keformalam (F) dengan kemolaran (M).
Contoh:
Suatu larutan diperoleh dengan melarutkan 1,90 g Na2SO4 dalam 0,085 liter larutan. Hitung keformalan!
Jawab:
Massa rumus Na2SO4 = 142
Berat rumus 1,90 g Na2SO4 = 1,90/142 = 0,0134
Keformalan = 0,0134 / 0,085 = 0,16 F

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar